![]() |
| Kantor Leasing ACC Medan (Dok : Google) |
MAWARNEWS.COM/MEDAN
Kejadian tidak sesuai prosedur dialami oleh Umar, warga Kelurahan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sekitar bulan Maret 2026 oleh pihak Perusahaan Leasing ACC Medan.
Tak kunjung ada itikad jalan terbaik, Umar pun akhirnya menceritakan hal ini kepada awak media mawarnews di jalan Perwakilan I Kota, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan (02/05/2026)
Kronologi bermula dimana dirinya dan keluarga sedang berkumpul menikmati suasana berkumpul, namun tiba-tiba PT ACC Leasing Medan menelpon Umar, dan mengiming-imingi meringankan tunggakan pembayaran mobil yang dikuasainya menurut ketentuan.
Umar pun segera bergegas ke kantor Leasing yang dimaksud memakai sepeda motor,.dengan niat untuk segera membayar dengan keringanan yang dijanjikan, agar mobilnya tidak ditarik. Sesampainya di kantor, Umar pun disambut salah satu karyawan di perusahaan tersebut.
Umar menyampaikan " waktu sedang berkumpul bersama keluarga, tiba-tiba saya didatangi, saya di iming-imingi keringanan tunggakan mobil saya, saya sangat senang dan segera kekantor leasing ACC Medan dengan sepeda motor, lalu karyawan disana langsung mengatakan, mana mobilnya bang, kenapa tidak dibawa, pulang aja dulu bang, bawa mobilnya, saya pun bergegas kembali kerumah mengambil mobil saya, mobil Terios hitam, saya pun kembali ke kantor leasing ACC Medan dengan membawa mobil saya, namun salah satu karyawan Leasing ACC Medan tadi, langsung meminta kunci tanpa kejelasan apapun, saya pun terdiam, disaat saya keluar dari kantor Leasing ACC Medan, saya sangat terkejut, mobil saya langsung dibawa oleh pihak oknum karyawan Leasing ACC Medan tersebut, rasanya saya seperti dirampok, sia-sia saya mencicil mobil itu selama ini, saya mengakui memang sudah 3 bulan menunggak, tapi saya tetap berniat membayar, karena saya sayang dengan mobil tersebut, saya berniat menggugat, saya menduga, bukan saya saja konsumen yang dibeginikan mereka", tuturnya.
![]() |
| Mobil Pak Umar , yang Dibawa tidak sesuai SOP dan Ketentuan Hukum yang Berlaku, (Dok : Umar) |
Salah satu Advokat di Provinsi Sumatera Utara Riwan Binarta Sitepu, S.H.,CLA, mengatakan "tindakan leasing yang menarik mobil dengan iming-iming keringanan, merupakan tipu daya, dan itu adalah modus penarikan yang tidak sah secara hukum", jelasnya.
Diketahui Tindakan menggunakan iming-iming , misalnya membawa motor/mobil ke kantor leasing hanya untuk difoto, atau dilihat, namun motor/mobil tiba-tiba disita, adalah bentuk tipu daya yang melanggar hukum. Jika debitur tidak menyerahkan kendaraan secara sukarela setelah mendapat surat somasi, leasing wajib mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Negeri, bukan menarik paksa. (Van Nst)

