Memukau Penonton, SENSANI STKIP Budidaya Binjai Sukses Gelar Pagelaran Seni Budaya

Sanggar Senja Insani (SENSANI), dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), STKIP Budidaya Binjai 

MAWARNEWS.COM/BINJAI

Aula STKIP Budidaya Binjai dipenuhi penonton, kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP Budidaya Binjai ini tidak hanya menghadirkan pementasan drama perdana dalam sejarah kampus, tetapi juga menjadi momentum peresmian Sanggar Senja Insani (SENSANI), Senin (08/06/2026).

Acara dibuka dengan tari persembahan yang dibawakan oleh mahasiswi PBSI STKIP Budidaya Binjai. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak kampus yang menekankan pentingnya pengembangan kreativitas mahasiswa melalui kegiatan seni dan sastra. Semarak acara semakin terasa ketika Alda dan Dea Salvani membawakan puisi Sajak Sebatang Lisong karya W.S. Rendra secara duet yang mendapat apresiasi tepukan riuh dari para penonton.

Kegiatan "Omong-Omong Sastra" ini menjadi momentum penting karena kembali menghadirkan ruang diskusi sastra di lingkungan kampus sekitar Binjai dan Langkat, setelah sekian lama vakum, kehadiran forum tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali tradisi intelektual dan budaya literasi di kalangan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menampilkan hasil pembelajaran dari perkuliahan, tetapi juga menunjukkan kemampuan dalam berkolaborasi, berkarya, dan membangun ruang-ruang kebudayaan yang produktif. Kehadiran pementasan drama, peresmian Sanggar Senja Insani, serta forum "Omong-Omong Sastra" dalam satu rangkaian kegiatan menunjukkan komitmen STKIP Budidaya Binjai dalam membangun ekosistem seni, sastra, dan budaya yang berkelanjutan bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Pegiat sastra dalam dunia drama sekaligus sastrawan Sumatera Utara Fauziah M. Nur, M.Pd., menyampaikan "drama adalah sastra yang hidup, Ia tidak hanya dibaca, tetapi dihadirkan, dimainkan, dan dirasakan secara bersama-sama, karena itu, pementasan drama menjadi salah satu cara penting untuk mendekatkan sastra kepada masyarakat," ungkapnya.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Budidaya Binjai, Sri Ulina Beru Ginting, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi "kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan dalam bidang drama, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang melatih kreativitas, kerja sama, kepercayaan diri, dan kemampuan berekspresi, kehadiran Sanggar Senja Insani dan kegiatan Omong-Omong Sastra pada momentum ini , menjadi langkah yang sangat penting dalam membangun budaya literasi, apresiasi sastra, dan seni pertunjukan di lingkungan kampus,” ujarnya.

Sebagai penutup kegiatan, Joy dan Eka tampil membawakan puisi secara duet yang memukau para hadirin, penampilan tersebut menjadi akhir yang berkesan bagi seluruh rangkaian acara yang bertajuk "Jejak Cerita di Atas Panggung".

Kegiatan seni pertunjukan dan sastra yang diselenggarakan oleh mahasiswa STKIP Budidaya Binjai ini mendapat antusiasme yang tinggi, terbukti dengan kehadiran yang semula diperkirakan hanya 100 orang, menjadi melebihi kapasitas aula yang tersedia, hal ini menunjukkan tingginya minat dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WIB ini dihadiri oleh Ketua STKIP Budidaya Binjai, Prof. Dr. Drs. Ismail, M.Ag., Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Erlinda Nofasari, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua II Bidang Administrasi, Rabukit Damanik, M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Lendra Faqrurrowzi, S.E., Ak., M.B.A., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sri Ulina Beru Ginting, S.Pd., M.Pd., mahasiswa, serta tamu undangan lainnya. (Van Nst)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak